16.56 | Posted in

PENDAHULUAN

Seiring dengan perkembangan jaman, teknologi ini juga mengalami perkembangan kearah pencapaian kemudahan dan kenyamanan luar biasa dalam melakukan kegiatan sehari-hari yang dianggap tidak mungkin dapat dikerjakan dalam waktu singkat. Baik berupa interaksi sosial, marketing, dan kegiatan yang dapat menarik minat pengguna lainya. oleh karena itu, pengguna internet meningkat cepat dan merambah kesemua kalangan. Pengembangan teknologi computasi berbasis internet sekarang ini lebih diarahkan kepada proses pengaplikasian sistem yang mudah dan tidak memerlukan banyak waktu atau tenaga. Permasalahan diperoleh dalam pengolahan system jaringan. Apabila ada suatu perubahan pada program aplikasi internet pada server dalam jaringan lokal, datanya harus diinstal ulang atau disesuaikan kembali. termasuk pada pemakaian komputer biasa, diperlukan sistem operasi dan program aplikasi. Sistem operasi sangat menentukan program aplikasi. Kalau pemakai memilih sistem operasi MS Windows misalnya, maka aplikasinya pun harus berbasis Windows. Demikian juga kalau sistemnya berbasis DOS, Linux, Mac, dan sebagainya. Padahal memilih sistem operasi sendiri sering membuat user pusing.



DEFINISI CLOUD COMPUTING

“Cloud Computing” secara sederhana adalah “layanan teknologi informasi yang bisa dimanfaatkan atau diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet”. Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara sharing yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.

IDE MENGENAI PENERAPAN CLOUD COMPUTING DALAM DUNIA KEDOKTERAN DI INDONESIA

Setelah mengetahui tentang penjelesan-penjelasan terkait “Cloud Computing” maka kami dapat mengambil ide mengenai penerapan Cloud Computing dalam dunia kedokteran terutama di Indonesia.

Seperti halnya facebook atau twitter yang sekarang ini sedang populer-populernya maka kami berangan-angan agar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menerapankan sistem Cloud Computing dimana IDI membuat sebuah jejaring sosial seperti facebook atau twitter dimana dalam jejaring sosial ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Seluruh dokter dan instansi pendidikan dokter lainnya seperti fakultas kedokteran di Indonesia bisa menjadi pengelolanya dengan mengupload berbagai informasi mengenai dunia kesehatan masyarakat.

Dalam situs jejaring itu bisa digunakan dalam mengembangkan ilmu kedokteran dan mempermudah dalam memperoleh informasi kedokteran. Contoh aplikasi yang diharapkan dalam situs jejaring ini semisal dengan adanya aplikasi yang mendukung video conference dalam rapat misalnya di Surabaya di adakan suatu forum tentang penyakit tertentu dan para dokter spesialis penyakit yang ada di Surabaya tersebut dapat bertukar pikiran dan membicarakannya melalui video conference tanpa harus berkumpul dan menghemat waktu. Contoh lainnya lagi tentang ilmu-ilmu kedokteran terbaru dapat diakses atau di download melalui situs ini melalui berbagai media dan cara seperti melalui mobile phone. Serta diharapkan aplikasi yang ada bisa berhubungan dengan mobile phone seperti meng-upload dan men-download info-info dari mobile phone dan melakukan video conference melalui mobile phone juga yang berbasis 3G.

Dan juga situs jejaring ini diharapkan pula bisa mempererat hubungan antar dokter atau calon dokter. Misalnya mahasiswa Fakultas Kedokteran Wijaya Kusuma Surabaya bisa saling bertukar pikiran dan informasi dengan mahasiswa fakultas kedokteran lainnya seperti dari Unair, Unibraw, UI dan lain-lain. Dan situs ini juga diharapkan bisa mempermudah para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas mereka seperti disediakannya jaringan-jaringan dari situs ini untuk masing-masing fakultas mereka dan bila mereka mengerjakan sebuah tugas maka dapat dipermudah dengan diberikannya aplikasi microsoft office yang langsung terkoneksi dengan internet dimana sewaktu mereka mengejakan tugas tersebut mereka langsung bisa mengirimnya ke jaringan situs fakultas masing-masing tanpa harus memasukkannya melalui email terlebih dahulu.

Tidak hanya itu saja sistem Cloud Computing juga bisa diterapkan dalam Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Contohnya dengan membuat suatu program dimana kegiatan pendidikan tersebut dapat diakses melalui internet misalnya membayar uang bulanan dengan transfer dan tanpa membayar langsung di loket pembayaran yang bisa memudahkan jalannya administrasi, lalu seperti melihat hasil nilai ujian dan hasil kuliah (IP dan IPK) melalui mobile phone yang terkoneksi dengan internet.
Category:
��
02.08 | Posted in

Sekilas Tentang CSS (Cascading Style Sheet)

Cascading Style Sheet atau yang disingkat CSS memungkinkan untuk mendesain (style) tampilan dokumen (Php dan HTML) dengan memisahkan isi dari dokumen HTML dengan kode untuk menampilkannya (CSS). Atau dengan kata lain CSS (Cascading Style Sheet) adalah suatu teknik penulisan kode untuk memperindah dan mempermudah dalam pengkodean HTML dengan tujuan untuk memperindah tampilan situs web kita. Jad jika kita memiliki banyak file HTML, kita hanya perlu satu file CSS, sehingga ketika kita mengganti jenis huruf pada file CSS maka semua file HTML yang berhubungan pada file CSS tersebut akan berubah. CSS distandarisasi oleh W3C (World Wide Web Consortium) untuk digunakan di weeb browser kita.

Manfaat dari CSS:

  1. Kode HTML menjadi lebih sederhana dan lebih mudah diatur,
  2. Ukuran file menjadi lebih kecil, sehingga load file lebih cepat,
  3. Mudah untuk merubah tampilan, hanya dengan merubah file CSS saja,
  4. Dapat berkolaborasi dengan JavaScript.
  5. Digunakan dalam hampir semua web browser.

Pada umunya ada empat bagian yang sering ada dalam layout sebuah web yaitu:

Header –> berisi tema web/ judul
Menu –> menu link web
Content –> isidari web
Footer –> identitas/ copyright

Memasang CSS

Ada 3 cara untuk memasang CSS pada dokumen HTML yaitu: External Style Sheet (file CSS berbeda dari file HTML), Internal Style Sheet (Kode CSS dipasang di dalam tag head HTML) dan Inline Style Sheet (Kode CSS langsung dipasang di tag HTML, tidak direkomendasikan). Saya sarankan anda menggunakan cara External Style Sheet karena lebih mudah dalam mengelolanya. Disini saya akan menerangkan dasar-dasar CSS. Langsung saja kita coba kode berikut ini:

Tanpa CSS:


<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
</head>
<body>
<h1><font face="Verdana">Belajar CSS</font></h1>
</body>
</html>


Jika kita menggunakan Internal CSS, maka kodenya akan menjadi:


<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<style type="text/css">
h1 { font-family: verdana; }
</style>
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS</h1>
</body>
</html>


Jika kita menggunakan teknik external CSS, maka kita perlu membuat file css, misal buat file dan simpan dengan nama style.css dan isikan kode berikut:

h1 { font-family: verdana; }

Sekarang untuk kode HTML tulislah kode berikut ini dan simpan dengan nama coba.html:


<html>
<head>
<title>Belajar CSS</title>
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css">
</head>
<body>
<h1>Belajar CSS</h1>
</body>
</html>


Demikian beberapa informasi tentang CSS, untuk lebih detailnya Anda dapat mencari informasi lainnya di berbagai sumber lain. Saya sarankan mencari di Google dengan kata sandi pencariannya “Dasar-dasar CSS”.





Category:
��
23.29 | Posted in
Akhirnya, setelah berhari-hari aku dapat menyelesaikan tugas TIK tentang pembuatan dan pemasangan chicklet di blog. Meskipun blog lamaku sudah expired namun aku pantang menyerah hingga akhirnya aku membuat blog baru ini.
Category:
��
23.22 | Posted in
Hai, this is my blog
Category:
��